Tag Archive: perempuan


Testicular dysgenesis syndrome

Mari kita berkenalan dengan salah satu sindroma yang berkaitan dengan para laki-laki. Dari namanya mungkin sudah bisa ditebak bahwa ini adalah sindrom yang muncul pada sistem reproduksi laki-laki. Sindrom disgenesis testis ini adalah kumpulan gejala yang muncul dan menyerang sistem reproduksi laki-laki, yaitu: anomali genital laki-laki (hipospadia dan kriptorkidismus), spermatogenesis yang buruk, dan kanker testis.

Professional specialization has led to doctors and scientists concentrating on issues relevant to their own field, e.g. andrologists have been interested in sperm counts, paediatric endocrinologists have focused on hypospadias and undescended testis, and oncologists on testicular cancer. Similarly, epidemiologists traditionally analyse the incidence and risk factors separately for each disorder.

This paper applies a comprehensive approach to reproductive disorders by reviewing the evidence for the hypothesis that poor semen quality, testis cancer, undescended testis and hypospadias are symptoms of one underlying entity, the testicular dysgenesis syndrome (TDS) –Skakkebaek, 2001

Waduh, kok pakai ada kanker segala, Dok? Penyebabnya apa sih Dok?

Nah ternyata memang kanker testis ini memiliki keterkaitan dengan kondisi kelainan reproduksi lainnya, terutama kualitas semen dan penurunan fertilitas, bahkan sebelum kanker testis itu sendiri terdiagnosis.

Continue reading

Advertisements

tantangan untuk semua PEREMPUAN yang selalu merasa inferior kalau tidak bekerja.
tantangan untuk semua PEREMPUAN yang merasa biaya pendidikan dari orang tua akan tersia-sia bila tidak dimanfaatkan dengan bekerja.
tantangan untuk semua LAKI-LAKI untuk memahamkan kepada PEREMPUAN bahwa putra-putri kita lebih membutuhkan NAFAS kita di sisi mereka. bukan UANG. bukan GENGSI.

Menjadi Ibu Rumah Tangga, Berani?

Seorang sahabat mengungkapkan rencananya untuk mengundurkan diri dari
perusahaan tempat kerjanya. Ia merasa tidak takut meninggalkan karirnya
yang sudah belasan tahun dirintisnya dari bawah. “sayang juga
sebenarnya, dan ini merupakan pilihan yang berat, terlebih ketika saya
merasa sudah berada di puncak karir, ” ujarnya. Continue reading

%d bloggers like this: