Tag Archive: andrologi


I was a kid.

Sejak kecil cita-cita saya selalu menjadi dokter. Kisah tentang kakak perempuan saya yang meninggal saat dilahirkan meletupkan niat yang semakin bulat. Maka di dalam kepala saya hanya ada satu masa depan bagi saya, dan saya berjuang untuk itu.

Then, I was a medical student.

Maka saya bangun cita-cita saya berikutnya. Menggali potensi yang saya miliki. Mencari kebermanfaatan bagi masyarakat. Kenapa mencari yang bermanfaat bagi masyarakat? Karena itulah tanggung jawab kita sebagai makhluk sosial. Dan memiliki kemudahan untuk berinvestasi sosial di masyarakat adalah privilige seorang dokter, bukan? Maka saya tetapkan pilihan pada spesialis andrologi.

Kenapa andrologi?

Yakin mau jadi androlog?

Androlog lho bla bla bla…

Kenapa ndak yang lain?

Kamu punya kesempatan di tempat lain.

Sayang sekali kalau hanya menjadi seorang androlog...

Now I (still) will fight to be an Andrologist.

Menjadi spesialis andrologi. Dan di tengah pergumulan sekolah spesialis pun telah muncul cita-cita berikutnya.

Kita manusia yang (seharusnya) tidak pernah berhenti bercita-cita. Dan berkarya. Bukankah Allah telah menganugerahkan harta tak ternilai? Apa? Akal. Maka inilah obligasi Allah pada kita. Berkarya. Kita lah yang paling mengenal diri kita. Keraguan, cibiran, kekecewaan sudah pasti ada. Tapi bukan menjadi dinding (mental block) yang menghalangi kita.

Ketika kita kecil dulu kita tidak berpikir yang aneh-aneh. Kita hanya berpikir bahwa kita bisa. Selesai perkara.

Maka tetapkan tujuan, berjuang 200%, tidak, bahkan 1000% untuk mencapainya. Pantaskan diri kita untuk meraih cita-cita kita. Dan nantikanlah melodi semesta mengalun mengiringi langkah kita. Ada yang menyebutnya mukjizat. Ada yang menyebutnya keberuntungan. Ada yang menyebutnya semesta mendukung.

Bila tidak tercapai? Mungkin kita belum mencapai cita-cita kita. Mungkin memang bukan kesana arah hidup kita. Tapi. Tapi bukankah kita telah berinvestasi pada diri kita? Investasi mahal yang akan bermanfaat, menjadi apapun kita, berada di titik mana pun kita. Apa itu? Kita telah menjadi manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Itulah nilai dari sebuah PERJUANGAN.

INFERTILITAS DENGAN PROBLEM INFEKSI PADA LAKI-LAKI

Wah, infeksi bisa menyebabkan problem infertilitas, Dok?

Secara garis besar, adanya infeksi atau inflamasi pada kelenjar asesoris reproduktif laki-laki dapat berimbas pada kemampuan fertilitas. Secara logika, akibat proses infeksi dan inflamasi, konsentrasi sitokain dan ROS yang meningkat, akan menyebabkan abnormalitas membran sperma dan bahkan DNA sperma. Untuk DNA, sudah kita bahas sekilas pada tulisan Uji Fragmentasi DNA direk.

Keberadaan ROS dalam proses infertilitas yang disebabkan infeksi, akan berimbas pada metode terapi. Terapi antibiotik saja sering tidak cukup mengembalikan fungsi kelenjar asesoris, tapi dibutuhkan suplemen antioksidan dan bahkan teknologi reproduksi berbantu (TRB) atau yang sering kita kenal sebagai bayi tabung untuk mengatasi problem infertilitas yang muncul.

Walah, sampai harus bayi tabung ya. Kok, bisa infeksi Dok?

Pada dasarnya, sistem urogenital laki-laki jauh lebih bagus dalam hal pertahanan terhadap infeksi, dibandingkan perempuan. Terutama disebabkan adanya blood testis barrier. Namun, infeksi dapat terjadi melalui tiga cara, yaitu: endogen (MAGI) dan eksogen (PMS dan iatrogenik). MAGI adalah Male Accessory Glands Infection yaitu infeksi pada kelenjar asesoris. PMS adalah penyakit menular seksual. Iatrogenik adalah infeksi yang disebabkan tindakan medic seperti pemasangan kateter.

Pada laki-laki, kondisi infertilitas sering dikaitkan dengan MAGI. Keterkaitan ini, menurut WHO, tetap harus dibuktikan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan tentu saja analisis sperma. Secara prinsip, adanya infeksi akan menyebabkan meningkatnya sel darah putih. Sel darah putih, sebagian besar makrofag, akan menghasilkan sitokain inflamasi sebagai respon adanya antigen asing, pathogen (infeksi), dan juga bila terjadi radang kronik. Infeksi bisa dipicu pathogen yang berasal dari traktus urinarius atau penularan secara seksual (sexual transmitted disease).

Kalau kumannya apa saja, Dok?

Pathogen yang berasal dari traktus urinarius yang paling umum ditemukan menginvasi kelenjar asesoris adalah Escherichia coli, Proteus species, Klebsiella dan Streptococcus group D. kondisi infeksi akut dari bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pada sperma, diantaranya motilitas dan morfologi sperma, kapasitas fertilitas, dan petanda biokimia dari seminal plasma.

Pathogen lainnya yang cukup penting adalah Chlamydia trachomatis, mycoplasmata, staphylococci dan enterococci. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa adanya E. coli, mycoplasmata dan Chlamydia trachomatis mengganggu reaksi akrosom dari sperma.

Secara imunologis, keberadaan infeksi dan inflamasi ini menyebabkan meningkatnya sitokain interleukin-8 (IL-8) oleh makrofag. IL-8 disebut memiliki dampak negative terhadap kapasitas fertilitas laki-laki dan meningkatnya konsentrasi IL-8 pada seminal plasma merupakan petanda sensitive adanya infeksi genital yang tersembunyi (silent genital infection).

Figure 1 Patomekanisme imunologi MAGI dan infertilitas [ sumber: Schill-Andrology for Clinician hal: 324]

Figure 1 Patomekanisme imunologi MAGI dan infertilitas [ sumber: Schill-Andrology for Clinician hal: 324]

Diawali dari keluarnya IL-1 yang merupakan reaksi inflamasi oleh kerusakan jaringan. IL-1 inilah yang menyebabkan banyak reaksi berantai. Diantaranya sekresi PMN netrofil, IL-8 dan ROS, makrofag (yang juga salah satu secretor terbesar untuk IL-8), IL-6 dan HGF (Hepatocyte Growth Factor). IL-6 akan berinteraksi dengan Limfosit-B memproduksi antibodi. Antibody inilah yang akan berpengaruh pada fungsi sperma.

Organ reproduksi laki-laki kan banyak Dok. Semuanya infeksi atau bagaimana, Dok?

Continue reading

DIRECT FRAGMENTATION DNA TEST

Wah, dari judulnya saja cukup membingungkan. Apa itu direct fragmentation DNA test?

Saat ini, paparan toksin di lingkungan bumi semakin tinggi. Paparan polusi bahan kimia di udara, air, tanah kian tinggi. Penggunaan pestisida dan pupuk non-organik meskipun berusaha dibatasi tapi masih tetap meresahkan. Belum lagi paparan makanan fast food dan rokok yang memiliki imbas pada kesehatan manusia. Semua faktor di atas diduga memiliki peran dalam proses kerusakan DNA. Tapi bagaimana bisa?

Figure 1 Mekanisme terjadinya kerusakan DNA pada sperma [ sumber: http://www.scielo.br/img/revistas/ibju/v33n5/a02f02.gif ]

Figure 1 Mekanisme terjadinya kerusakan DNA pada sperma
[ sumber: http://www.scielo.br/img/revistas/ibju/v33n5/a02f02.gif ]

Paparan toksin yang sering tidak kita sadari ini ternyata memicu ROS (Reactive Oxygen Species). ROS inilah yang menyebabkan terjadinya fragmentasi pada DNA kita. Pada bidang reproduksi, kerusakan DNA biasanya terjadi pada sperma. DNA sperma memegang peranan penting dalam menjalankan fungsi regenerasi. Kerusakan DNA sperma selain disebabkan faktor lingkungan juga bisa disebabkan faktor lain seperti trauma dan suhu testis yang ekstrim (panas maupun dingin).

Continue reading

Testicular dysgenesis syndrome

Mari kita berkenalan dengan salah satu sindroma yang berkaitan dengan para laki-laki. Dari namanya mungkin sudah bisa ditebak bahwa ini adalah sindrom yang muncul pada sistem reproduksi laki-laki. Sindrom disgenesis testis ini adalah kumpulan gejala yang muncul dan menyerang sistem reproduksi laki-laki, yaitu: anomali genital laki-laki (hipospadia dan kriptorkidismus), spermatogenesis yang buruk, dan kanker testis.

Professional specialization has led to doctors and scientists concentrating on issues relevant to their own field, e.g. andrologists have been interested in sperm counts, paediatric endocrinologists have focused on hypospadias and undescended testis, and oncologists on testicular cancer. Similarly, epidemiologists traditionally analyse the incidence and risk factors separately for each disorder.

This paper applies a comprehensive approach to reproductive disorders by reviewing the evidence for the hypothesis that poor semen quality, testis cancer, undescended testis and hypospadias are symptoms of one underlying entity, the testicular dysgenesis syndrome (TDS) –Skakkebaek, 2001

Waduh, kok pakai ada kanker segala, Dok? Penyebabnya apa sih Dok?

Nah ternyata memang kanker testis ini memiliki keterkaitan dengan kondisi kelainan reproduksi lainnya, terutama kualitas semen dan penurunan fertilitas, bahkan sebelum kanker testis itu sendiri terdiagnosis.

Continue reading

Ekspresi dr. Onny Pieters Sono SpAnd

Ekspresi dr. Onny Pieters Sono SpAnd

Continue reading

Keluarga Besar SMF Andrologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Keluarga Besar SMF Andrologi RSUD Dr. Soetomo Surabaya

Continue reading

Sekilas Tentang Andrologi

Ah, sembari menunggu pasien, saya ingin cerita-cerita sedikit tentang passion medis saya. Cita-cita saya ingin menjadi dokter spesialis apa. Dan tentang apa spesialis itu.

Tapi sebelum mulai, saya mau bercerita tentang serial film CSI. Dalam sebuah episode, CSI ini bercerita tentang pembunuhan seorang dokter, dan yang menarik adalah, pelakunya merupakan kembar identik, tidak satu tetapi empat! Bagaimana kisahnya? Simak yaa…

Alkisah terjadi pembunuhan terhadap seorang dokter di sebuah Casino. Dari pemeriksaan tim CSI (Crime Scene Investigation) ternyata pelakunya adalah seorang laki-laki dengan baju jingga. Maka segera dilakukan pencarian dan ternyata ditemukan laki-laki berbaju jingga yang tampak di CCTV, tidak hanya satu, tetapi ada tiga laki-laki pria dengan wajah sama, mengenakan baju jingga di lokasi kejadian.

Tiga orang laki-laki dengan wajah sama, memiliki DNA yang sama, namun lahir di waktu yang berbeda, dan lokasi yang berbeda pula. Disinilah twist-nya. Ternyata mereka adalah embrio-embrio bayi tabung yang ditanam ke rahim pasangan lain tanpa ijin sang empunya embrio. Ternyata ketika sang empunya embrio melakukan proses IVF (In Vitro Fertilization), tercipta empat embrio. Satu embrio diberikan kepada sang empunya. Tiga lainnya yang seharusnya disimpan, oleh sang dokter di’jual’ kepada dua pasangan lain. Satu lagi? Diberikan kepada istrinya dan lahirlah menjadi anak sang dokter.

Continue reading

%d bloggers like this: