Dalam lembar-lembar kisah hidup kita, akan ada kenangan yang tak terhitung jumlahnya.

Sebagian kenangan itu tercerna dengan indah dan membentuk lapisan aksara yang mengalir ringan. 

Sebagian kenangan, bercerita tentang orang terkasih yang menghiasi sebagian besar kisah hidup kita. Bab demi bab bercerita tentang mereka.

Sebagian kenangan menyakitkan, yang selalu berakhir dengan tanya tak terjawab. Kadang pula bertumpu pada penyesalan.

Sebagian kenangan memiliki elemen mengejutkan. Degup dan debar mewarnai kenangan ini, awal tak terencana dan akhir tak terkira.

Namun di antara semua bagian itu.. ada kenangan yang tak kasat mata berbisik lirih. Hanya tersirat pada beberapa kata tak jelas di sebagian kisah. Kadang terukir jelas dari barisan diksi, meski hanya sebagai cerita pendamping. Kadang nyaris terlewat dari ingatan karena berupa catatan kaki yang mungil di ujung halaman. Di atas semua itu, ia adalah anomali, karena konsisten dari awal sampai akhir.

Kenangan ajaib yang memporak-porandakan akal.

Dicky, 2014