DIRECT FRAGMENTATION DNA TEST

Wah, dari judulnya saja cukup membingungkan. Apa itu direct fragmentation DNA test?

Saat ini, paparan toksin di lingkungan bumi semakin tinggi. Paparan polusi bahan kimia di udara, air, tanah kian tinggi. Penggunaan pestisida dan pupuk non-organik meskipun berusaha dibatasi tapi masih tetap meresahkan. Belum lagi paparan makanan fast food dan rokok yang memiliki imbas pada kesehatan manusia. Semua faktor di atas diduga memiliki peran dalam proses kerusakan DNA. Tapi bagaimana bisa?

Figure 1 Mekanisme terjadinya kerusakan DNA pada sperma [ sumber: http://www.scielo.br/img/revistas/ibju/v33n5/a02f02.gif ]

Figure 1 Mekanisme terjadinya kerusakan DNA pada sperma
[ sumber: http://www.scielo.br/img/revistas/ibju/v33n5/a02f02.gif ]

Paparan toksin yang sering tidak kita sadari ini ternyata memicu ROS (Reactive Oxygen Species). ROS inilah yang menyebabkan terjadinya fragmentasi pada DNA kita. Pada bidang reproduksi, kerusakan DNA biasanya terjadi pada sperma. DNA sperma memegang peranan penting dalam menjalankan fungsi regenerasi. Kerusakan DNA sperma selain disebabkan faktor lingkungan juga bisa disebabkan faktor lain seperti trauma dan suhu testis yang ekstrim (panas maupun dingin).

Continue reading

Advertisements