Ah, masih tentang vaksin. Saya memang masih akan terus mengulik vaksin. Insya Allah akan berakhir di edisi kelima.

Edisi pertama dan kedua adalah pemaparan vaksin dari seorang dokter yang belajar khusus ilmu vaksin sampai ke Italia. Dirgarambe. Edisi ketiga adalah ikhtisar tentang kelemahan sumber ilmiah kelompok anti-vaksin. Kami, para dokter, wajib hati-hati dalam menerima suatu informasi. Terutama terkait dengan narasumbernya. Karena itu, semoga edisi ketiga dapat menjadi inspirasi para pembaca untuk selalu cross-check atas informasi ilmiah sampai ke narasumbernya.

Lantas, ada apa di edisi keempat? Edisi kali ini saya kutip langsung dari situs Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Untuk membaca sila klik disini. Kenapa saya kutip? Karena satu lagi sumber data untuk melengkapi pertimbangan para pembaca sekalian tentang vaksin adalah IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Artikel ini berupa FAQ’s. Jadi membahas beberapa pertanyaan yang sering muncul disertai dengan jawabannya.

Continue reading