Ha.
Ini dia. Setelah beberapa kali membaca tweet teman tentang peringkat kebahagiaan dokter spesialis, akhirnya Medscape merilis resmi hasil pollingnya. Temanya asyik. Tentang lifestyle dokter. Di Amerika Serikat sih. Yah harusnya ndak terlalu berbeda juga. Harusnya… Hehe…

Posting ini hanya meringkas beberapa poin yang menarik. Kita bahas dengan santai. Mungkin beberapa ada yang ingin menambahi komentar, dipersilakan. Sebenarnya polling ini melibatkan banyak pertanyaan. Untuk lebih lengkap saya beri link untuk melihat hasil lengkap polling Medscape ini. Kita mulai ya…

Hei, Dokter. Anda bahagia?
Hehe… sayang di polling ini ndak ada responden dari dokter umum. Beberapa pertanyaan yang diajukan seperti apakah anda bahagia, apa yang anda lakukan untuk bersenang-senang, mobil apa yang anda punya. Something like that.

Medscape Physician Lifestyle Report inilah yang merupakan hasil polling resmi. Dengan beberapa temuan yang menarik. Polling ini melibatkan 29000 dokter dengan 25 spesialisasinya. Di Amerika Serikat. It has recently come out and has some interesting findings.

Yang pertama tentu saja tentang kebahagiaan. Ternyata rheumatologists dan dermatologists yang menempati posisi pertama dan menjadi dokter yang paling bahagia di luar aktifitas medis. Kenapa ya? Apa karena spesialisasi ini beban kerjanya tidak terlalu berat? Mungkin ada yang mau berpendapat, sila berkomentar.

Sementara hal sebaliknya terjadi pada neurologists, gastroenterologists dan internists. Ahli penyakit dalam? Kenapa ya. Hehehe…

Dan hasil polling juga menyebutkan mereka yang menikah menyatakan lebih bahagia dibandingkan yang belum menikah. Seperti kita ketahui, di sana banyak fenomena tinggal serumah tanpa pernikahan. Maka meski angka perceraian di US mencapai 50% namun tidak dengan dokter. Karena secara kultural biasanya mereka yang menikah telah melalui proses hidup bersama tanpa pernikahan, maka proses menikah cerai ini bukan menjadi beban moral. Cukup mengherankan sebagian besar dokter ternyata masih setia dengan pernikahannya.

20% dokter berlibur lebih dari empat minggu setahun. Artinya rata-rata dalam satu bulan mereka akan berlibur 10 hari. Wow. Ini sangat lumayan. Kalau di Indonesia berapa ya… dan dalam polling ini ada dua profesi (salah satunya: anastesi!) yang ternyata lebih dari 50% responden masing-masing profesi berlibur lebih lama. Dan sebagian besar dokter ini berlibur ke luar negeri atau ke pulau tropis. Seharusnya jadi income Indonesia. Luar biasa. Atau sudah biasa? Di Indonesia juga seperti ini? Mohon sampaikan komentar teman-teman semua.

Dalam kaitannya menjaga kesehatan pribadi, ternyata sebagian besar dokter menjaga BMI-nya, alias body mass index-nya dalam batas normal. Hemm… semacam tersindir. Namun memang dokter laki-laki lebih banyak yang overweight dibandingkan dokter perempuan. Ya. Memang sulit. Mekanisme pembelaan ego. Hehe…

Dengan angka obesitas kurang dari 10%, para dokter ini rutin berolah raga 2-3 kali seminggu. Rajin ya. Lagi-lagi seperti dicubit gemas. Hehe… dan yang ini nih. Ternyata 80% tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol dengan batas yang normal (slightly overconsumption).

Hal menarik terakhir yang akan saya bahas adalah ternyata dokter yang lebih muda, ternyata lebih eksis di tebaran media sosial seperti faceb*ok, twit*er, you*ube, dan lain sebagainya. Kalau tentang ini di Indonesia juga iya. Hehe… ketularan koass-nya saya rasa, saat para spesialis ini menjadi PPDS. Hehehe…

Ada yang mau menambahkan komentar? Dipersilakan.

If you know your specialty, the numbers have been crunched to give you a better perspective of what lifestyle you can expect to share with your peers. What other questions would you want to know about physician lifestyle?