Weits. Bertahan hidup di fakultas kedokteran? Macam mau perang saja ini. Hehe… tapi memang benar. Belajar di fakultas kedokteran itu butuh tips dan trik. Buat apa? Biar bisa lulus? Basi!! Lulus itu mudah. Tapi lulus dan sukses itu beda, bro.

Ingat ketika pertama kali kita menginjakkan kaki di fakultas kedokteran? Wow!!. Berjuta rasanya. Tapi pernah nggak kita merasa tetiba sudah di semester 5.

Ndak terasa ya…”

Atau macam saya ini. Ketika wisuda, “lha semacam baru kemarin saya di-ospek.” Ah. Awet muda memang. Berasa muda selalu. Hehehe… begitulah. Kenapa? Karena hidup kita telah berubah secara dramatis selama kita sekolah di kedokteran. Dan itu tidak kita sadari. Kenapa? (Lagi!)

Karena hidup kita tertelan dalam rutinitas. Terutama saat koass. Hidup normal saja sulit. 24 jam tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan kita menelan se-abreg data untuk ujian. Ingat modul histologi yang terbagi menjadi empat dan bahkan masing-masing setebal batu bata (lebay) pun ukuran A4 (nangis). Well, bagaimana kita bisa tidur dan makan ya…

Continue reading

Advertisements