Posting kali ini tidak terlalu panjang.
Karena memang hanya akan cerita singkat tentang sebuah hadiah. Oleh-oleh.

Saya memiliki pasien yang memang rutin saya rawat. Bedanya karena kondisi pasien yang tidak memungkinkan datang ke klinik, maka saya melakukan kunjungan rumah untuk pasien ini.

Dan hari ini, tepat satu bulan saya merawat beliau.

imageTetiba, datanglah keluarga pasien membawa oleh-oleh.

“Tadi saya mampir kebun keluarga, dok. Lalu mampir kemari. Maaf dok cuma seperti ini. Terima kasih telah membantu merawat eyangkakung saya.”

Masya Allah, batin saya.

Sungguh saya tidak bisa berbuat apa-apa terhadap pasien ini karena memang jenis penyakit yang harus dioperasi dan tidak bisa dilakukan karena kendala dana.

Maka terapi nya pun hanya paliatif.

Dan di sini lah saya. Terharu.

Dulu saya hanya mendengar cerita dokter yang bertugas di pedalaman bahwa dibayar dengan hasil kebun. Kali ini saya mengalami sendiri. Di sini.

Terima kasih untuk segenap pasien.

Karena anda lah kami bisa terus belajar dan belajar.

Udanawu.
13.15 @281211