Archive for March, 2011


Chiron-The Wounded Healer

Dalam sebuah mitos Yunani, pernahkah kita mendengar tentang Chiron?

Yup, Chiron adalah centaur (makhluk setengah manusia-setengah kuda) yang menurut kisah, paling bijaksana. Tidak seperti centaur lain yang pemabuk, kasar, dan brutal, Chiron adalah centaur yang sangat cerdas, ramah, dan sangat beradab, dan dikenal sebagai mentor bagi banyak pahlawan-pahlawan Yunani.

Chiron adalah centaur yang menguasai ilmu obat-obatan dan penyembuhan, astrologi, dan oracle yang sangat dihormati.

Chiron yang juga merupakan centaur terakhir yang immortal karena ayahnya adalah Cronus/Kronos itu sendiri (Cronus the Titan), dan ibunya adalah dewi Philyra, dewi penyembuhan, parfum, dan yang mengajarkan manusia cara membuat kertas (maka, tidak heran, Chiron juga sangat beradab).

Chiron adalah mentor bagi pahlawan-pahlawan Yunani? Diantaranya adalah: Continue reading

Hemm… sebenarnya judul ini termasuk judul yang aneh… sebenarnya saya ingin membuat judul yang terinspirasi oleh salah satu tulisan dari blog dokter…

The Wounded Healer

Dalam sebuah mitos Yunani, pernahkah kita mendengar tentang Chiron?

Yup, Chiron adalah centaur (makhluk setengah manusia-setengah kuda) yang menurut kisah, paling bijaksana. Cerita Chiron dapat dibaca di Sekilas tentang Chiron.

Suatu ketika, Chiron ini terluka oleh sebuah busur panah dari Hercules. Busur panah beracun ini, membuat Chiron yang abadi ini menjadi tersiksa luar biasa sepanjang hidupnya.

Maka terciptalah Legenda The Wounded Healer ini.

Carl Jung, berdasarkan pola dasar tentang The Wounded Healer ini menyatakan:

“The doctor is effective only when he himself is affected. Only the wounded physician heals.” Continue reading

A 52-year-old man

A 52-year-old man is sent to see a psychiatrist after he is disciplined at his job because he consistently turns in his assignments late. He insists that he is not about to turn in anything until it is “perfect, unlike all of my colleagues.” He has few friends because he annoys them with his demands for “precise timelines” and because of his lack of emotional warmth. This has been a lifelong pattern for the patient, though he refuses to believe the problems have anything to do with his personal behavior. Which of the following is the most likely diagnosis for this patient?

a. Obsessive-compulsive disorder

b. Obsessive-compulsive personality disorder

c. Borderline personality disorder

d. Bipolar disorder, mixed state

e. Anxiety disorder not otherwise specified

the answer is below… Continue reading

A psychiatric resident is called to consult on the case of a 75-year-old woman who had undergone a hip replacement two days before. On examination, the resident notes that the patient states the date as 1956, and she thinks she is at her son’s house. These impairments illustrate which aspect of the mental status examination?

a. Concentration

b. Memory

c. Thought process

d. Orientation

e. Level of consciousness

the answer is below… Continue reading

A 55-year-old man is brought to the psychiatrist by his wife after she found him wandering outside their home wearing only his underwear. On exam, the patient notes that his memory is “not as good as it used to be.” Which of the following tests is most likely to be helpful in the diagnosis of this patient?

a. EEG

b. MRI

c. Serum glucose

d. Serum amylase

e. Urinary myoglobin

the answer is below… Continue reading

Kita tahu, banyak sekali dokter yang menginspirasi.

Kita kenal dr. Singgih SpPD yang mengajarkan pada kita tentang passion yang luar biasa terhadap pasien. Beliau juga sangat care dengan kita, para koass. Tidak bosan mengingatkan kita untuk mengerjakan tugas ilmiah (4 responsi dan 1 makalah yang luar biasa itu…). Hemm… selama koass IPD jumlahnya ‘cukup target’, rasanya ndak masalah ya. Tapi gimana kalo koass nya Cuma 10? Hehehe… Continue reading

tantangan untuk semua PEREMPUAN yang selalu merasa inferior kalau tidak bekerja.
tantangan untuk semua PEREMPUAN yang merasa biaya pendidikan dari orang tua akan tersia-sia bila tidak dimanfaatkan dengan bekerja.
tantangan untuk semua LAKI-LAKI untuk memahamkan kepada PEREMPUAN bahwa putra-putri kita lebih membutuhkan NAFAS kita di sisi mereka. bukan UANG. bukan GENGSI.

Menjadi Ibu Rumah Tangga, Berani?

Seorang sahabat mengungkapkan rencananya untuk mengundurkan diri dari
perusahaan tempat kerjanya. Ia merasa tidak takut meninggalkan karirnya
yang sudah belasan tahun dirintisnya dari bawah. “sayang juga
sebenarnya, dan ini merupakan pilihan yang berat, terlebih ketika saya
merasa sudah berada di puncak karir, ” ujarnya. Continue reading

Hura-Hura Kita-Kita

Artikel ini ditulis oleh penulis favoritku, Bung Leak Koestiya,, beliau salah satu direksi Jawa Pos,, tulisan beliau penuh dengan kecerdasan bercerita, mengkritisi, tanggap, dan segar!!

Bung Leak harus kasih komisi nih ke aku buat promosiin beliau,, hehehe,,

YANG MUDA YANG BAHAGIA

Tulisan ini mungkin bisa dijadikan gambaran kasar tentang remaja-remaja kita sekarang. Saya comot dari thread-nya Deviass di kaskus.us,
sebuah komunitas dunia maya. Lontaran tema tentang Gaya Anak Muda Kita Sekarang ini mendapat respons yang luar biasa.
Telah di-view oleh para maniak internet tak kurang dari 17.000 kali dan mendapat tanggapan begitu meriah di forum life style.

Setelah coba saya susun sedemikian rupa, inilah kira-kira bentuk remaja kita sekarang, Bokap-Nyokap kalau merasa asing dengan istilah-istilah berikut, tanya sama anaknya saja, yah… Continue reading

satu lagi sebuah tulisan yang membangkitkan semangat saya untuk tetap menulis,, hehehe,,

tapi ayo kita nikmati tulisan berikut:

“Ayo Menulis!”

“Orang yang memiliki kebiasaan menulis memiliki kondisi mental lebih
sehat dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukannya. ”
– James Pennebaker, Ph.D., dan Janet Seagal, Ph.D., University
of
Texas, Austin, dalam Journal of Clinical Psychology.

“AYO BELAJAR!”, begitulah perintah orang tua terhadap anaknya ketika
sang anak ketahuan sedang asyik menonton televisi atau bermain game.
Kalimat generik dari orang tua mana
pun, bahkan hal serupa pernah
kita alami ketika kita masih kanak-kanak. Namun, rasanya kita jarang
mendengar atau bahkan tak pernah ada orang tua yang menyuruh anaknya
untuk menulis? “Ayo menulis!”, pernahkah Anda mendengarnya? Continue reading

ini adalah kutipan dengan perubahan dari blog sahabat saya, fitri, yang sekarang mungkin saya panggil dr. fitri, dari FKUGM,, silakan menikmati,,

Sering kita merasa puas, ketika sudah sampai pada satu tahap yang kita impikan. Tanpa memikirkan lagi langkah apa yang selanjutnya yang dapat kita lakukan untuk dapat survive di masa depan. Suatu ketika, dosen menyapa kami
mahasiswanya dengan sangat sederhana, “Selamat pagi, para calon pengangguran…” Continue reading

%d bloggers like this: