Artikel ini ditulis oleh penulis favoritku, Bung Leak Koestiya,, beliau salah satu direksi Jawa Pos,, tulisan beliau penuh dengan kecerdasan bercerita, mengkritisi, tanggap, dan segar!!

Bung Leak harus kasih komisi nih ke aku buat promosiin beliau,, hehehe,,

YANG MUDA YANG BAHAGIA

Tulisan ini mungkin bisa dijadikan gambaran kasar tentang remaja-remaja kita sekarang. Saya comot dari thread-nya Deviass di kaskus.us,
sebuah komunitas dunia maya. Lontaran tema tentang Gaya Anak Muda Kita Sekarang ini mendapat respons yang luar biasa.
Telah di-view oleh para maniak internet tak kurang dari 17.000 kali dan mendapat tanggapan begitu meriah di forum life style.

Setelah coba saya susun sedemikian rupa, inilah kira-kira bentuk remaja kita sekarang, Bokap-Nyokap kalau merasa asing dengan istilah-istilah berikut, tanya sama anaknya saja, yah…

Remaja cowok: rambut mohawck, emo, Harajuku, britpop. Mereka juga suka ke salon untuk smoothing rambut.

Rambut cewek: di-rebounding, hitam, dan lurus banget. Setelan indies, rock ‘n roll, atau kejepang-jepangan.

Pakaian terutama cewek, warna suka nabrak-nabrak. Baju kuning, cardigan ungu, celana ijo, sepatu pink, tas pink, dst. Oh, kalau cowok pakai Polo shirt, kerahnya suka dinaikin. Pakai jam tangannya Levi’s yang model kotak-kotak (hehe… tapi kebanyakan kw1).

Dragon Ball, Doraemon, Kungfu Boy, Chinmi, Legenda Naga? Udah lewaattt… sekarang: Bleach, Death Note, Naruto, 20th Century Boy, Avatar.

Yang cewek punya kegemaran nonton drama Korea. Kalau pegang remote TV? Yang diklik saluran musik melulu…

Makan? McD, KFC, Jco, Hoka, BreadTalk, dll.

Remaja-remaja suka makan rombongan. Tapi saat bayar, antri!! Alias bayar sendiri-sendiri. Kasirnya sampai BT, kenapa nggak sekalian satu aja yang bayar? Kalau ke Starbucks, beli kopinya satu gelas, yang nongkrong separo kelas.

Di bus, di angkot, lagi jalan, di sekolah, atau di kampus, BB, mp3 atau iPod tak pernah ketinggalan, kupingnya selalu disumpal earphone.

Sekarang zamannya laptop!! Kemana-mana cari wi-fi gratisan. Kesepian, nggak ada tempat tongkrongan, malu, dong… So, cari tempat, nyalain laptop, terus buka internet. Padahal yang dibuka website yang nggak
penting dan buka gambar-gambar nggak jelas. Kalau friendster, myspace, facebook, yang penting temannya buanyak! Mau kenal kek, kagak kek, add saja terus…

Demen banget ke mall. Cowok-cowoknya biasa nangkring di pinggir-pinggir eskalator sambil lihat ke bawah, yang cewek sibuk nyari pernak-pernik. Remaja cewek kalau jalan ke mall suka bawa tas yang dicangklong di lengan, mirip tas ibu-ibu yang mau ke resepsi pernikahan, mungkin biar terlihat sudah dewasa.

Sudah pada mulai kenal clubbing, rajin cari invitation biar bisa clubbing gratis.

Banyak yang ngerokok, tapi nggak ditarik. Cuma isep-buang, biar keliatan keren. Ssstt… sering saling ketipu oleh penampilan. Lihat dari belakang sepertinya body malam minggu, begitu dilihat dari depan, busyet… malam jumat kliwon!!

Bikin MSN/YM biar gaul, myspace, LC (Live Connector), facebook, dan situs pertemanan lainnya. Kalau dulu cowok baru kenalan sama cewek nanyanya nomor HP doang, sekarang ditambah lagi, friendster lu apa? Bacanya teenlit, Cosmo Girl, ASIAN, dll.

Kalau lagi ngomong, kadang pakai lirik lagu, tapi suka nggak nyambung!

Cewek-cewek kalau lagi ngobrol di angkot, dalam jumlah banyak, biasanya ngomong sedikit langsung ketawa bareng sampai mulutnya luebar banget!! Kayak mau robek, gitu. Dikira angkot moyangnya kaleee, sampai
ketawanya ngalahin klakson truk gandeng, huaahh… huaahhh… huuaaaahhhaaa!!

Kalau bawa mobil, musiknya pasti yang “ajeb-ajeb” plus sound system yang super kenceng. Kacanya bening, knalpotnya sudah diganti. Gaya nggak mau kalah sama sopir angkot, seliweran terus sana-sini.

Kalau lagi ngetik, suka buat kalimat yang aneh-aneh. Misal: saiaH seDang galauw menikmati sepi seNdirih… ah, benar2x gelisah… huHuhU… mengganti kata ‘dong’ dengan ‘doms’.

Mengubah nama orang dengan cara ditambahi ‘ski’. Contoh: Roy jadi Roski, Taufik jadi Taufski, Fery jadi Ferski. (Halahalahalah, lagi musim salju, apa?)

Sebentar-sebentar bilang: gue gitlohh…, gila lu…, cape dyeee…, keciaaann de luuu…, bo, dan seterusnya. Misal: aduh bo, tau nggak sih tadi dia ngeliatin gue?

Cewek-cewek sering banget bilang: ya iyalah…, dan, jangan gila dong…,
sambil lidahnya melet-melet (mirip orang lagi kecekik lehernya!).

Menggilai pop art dan desain. Banyak yang punya baju/kaus gambar Marylin Monroe dan cover album Velvet Underground yang bergambar pisang.

Cewek-cewek banyak yang punya dua handphone. Satu buat SMS, musik,
foto-foto, satunya buat menelepon murah.

Kalau lagi foto-foto, posenya, cewek: miring kira-kira 45 derajat dengan tampang sok cute lalu diedit pakai photoshop (mereka menyebutnya sotosop). Tujuannya, biar kalau muka ada kandungan jelek-jeleknya nggak kelihatan.

Pose yang cowok: ngangkat dagu, lihat ke arah yang terang cahayanya. Kalau nggak, nunduk ke bawah, tapi mata lihat ke depan sambil pamer rambut.

Juga suka foto sambil lidahnya melet, pipi digembungin, lalu matanya melotot. Yang lihat bingung: ini jelek dibuat-buat atau jelek orisinal? Upaya penipuan visual diam-diam…

Kalau lagi sendirian di tempat ramai, kerjaannya ngutak-ngutik HP, biar kelihatan lagi sibuk SMS-an, padahal sedang kesepian…

rata-rata paham banget dengan berbagai fitur jenis HP. Kalau SMS romantis nggak mau pakai bahasa Indonesia, pakainya Inggris. Juga paling demen
menyingkat-nyingkat kata, dicampur sama angka, dan menulisnya gede-kecil.

Misalnya: Hi, hR Ni Lo3 M0 jLn2 B4rEn9 9W g4? Kq MbaL4s sMs-nyh LamA b9t C?

(hai, hari ini lu mau jalan-jalan bareng gue nggak? Kok mbalas SMS-nya lama
banget sih?). hadahadahhh… boro-boro balas SMS model begini, baca saja
rasanya kepala pusing banget…

Hehehe… orang tua memang cenderung gampang pusing kepala. Pusing mikir tahu-tempe, lah… berantem soal pilkada, lah… pusing mikir Pak Harto, lah… (saat itu Pak Harto belum mangkat -Penulis) dan seterusnya.

Anak muda selalu bisa menemukan kebahagiaan dengan
cara mereka sendiri.

***

Hehehe… yah itu tadi tulisan Bung Leak… tulisan yang sudah lama sekali,,

mungkin juga ndak terlalu relevan dengan kondisi sekarang,, bukan untuk mengkritisi, bukan nggak nge-boleh-in juga… Cuma sentilan kecil di paragraf terakhir yang harus kita perhatikan. Terkadang sebagai anak muda kita
lupa, bahwa kita ini masih numpang hidup. Masih minta uang ke orang tua. Masih jadi tanggungan APBN!! Belum nyumbang apa-apa ke Negara kita yang tercinta ini.

Tapi lihat gaya bahagia kita di tulisan Bung Leak di atas.

mau dulu, mau sekarang, mau nanti, gaya kita mirip-mirip bukan? Kita menikmati (atau pura-pura menikmati) kehidupan kita dengan nyaman, padahal orang tua kita punya kepusingan-kepusingan yang kita tidak mau
tahu. Yang penting fasilitas lengkap, mobil dicuciin, pulsa dibeliin, baju
disetrika-in.

Negara ini juga membutuhkan perhatian. Bukan berarti pilkada
masalah orang tua thok!! Melangitnya harga bahan pokok biar pejabat aja yang memikirkan. Kita yang muda-muda inilah yang harus maju, sumbang pikir (karena belum punya duit dan jabatan!!) meski buah pikir kita nggak didengerin, cuek aja. Sama seperti cueknya anak-anak SMP-SMA yang berambut gaya anak muda jepang, padahal peraturan sekolah
melarang!!

dunia ini semakin gila,, semakin sedikit manusia yang punya malu,,

kalau ke pesta, yang cewek akan semakin bangga bila semakin sedikit bagian tubuh yang tertutupi pakaian,, karena itu akan membuat dirinya menjadi perhatian cowok,,

‘lihat nih, bahu saya yang putih’ hemm…

dunia semakin gila,, karena batas-batas malu itu melebur,,

facebook menghapus batas negara, provinsi, kota, tempat, waktu, bahkan manusia,, kian sering mengungkap cinta dan sayang melalui facebook,, sesuatu yang dahulu dilakukan dengan penuh khidmat, sembunyi-sembunyi seolah ini sesuatu yang indah tapi hanya milik kita, tidak untuk dibagi dengan orang lain,,

dunia kini bagaikan akuarium super besar,, si fulan belanja gula di kota M, si fulanah pun bisa tahu, padahal ia sedang mandi di kota S (sambil BB-an)

hehe,, dunia semakin homogen,, seolah lupa pada akuarium superbesar ini, bermesra-mesraan secara vulgar di FB,, tidak lagi berpikir bagaimana terganggunya manusia yang lain saat membaca statusnya,,

‘ini hak gue dong,, suka-suka gue,, kalo loe ngga suka, ya ngga usah dibaca,,’

hemm,, dunia semakin egois,, lupa bahwa inilah dunia kita bersama, bukan lagi hanya milik mereka saja,,

hemm,,

Untungnya, di dunia ini masih banyak orang tua yang menggantungkan kebahagiaanya di kebahagiaan anak-anaknya. Jadi selama anaknya bahagia dibeliin mobil (untuk pamer atau kebut-kebutan), dikasih uang banyak (untuk traktir sana-sini biar banyak temen), dibeliin tas harga jutaan.

Yang penting anak bahagia, orang tua bahagia. Kalau anak kena narkoba, yang disalahin teman-temannya menjerumuskan. Gurunya nggak bisa mendidik. Pembantunya nggak bisa njagain.
Weleh-weleh…