Archive for 17/03/2011


Hipermodern

alhamdullilah,, jadilah saya punya blog,, setelah sekian lama memendam rasa,, namun apalah daya, kehidupan di rumah sakit bukan sesuatu yang bisa ditawar,, maka terkungkunglah saya dalam rutinitas membosankan,,

setelah sekian lama, saya diganggu oleh alert email yang meminta saya untuk ‘mengurus’ blog saya di friendster,, tetapi saya sudah lama ndak menyetuh yang namanya friendster, maka saya memutuskan mentransfer beberapa arsip saya di blog lama, ke blog baru ini,,

mungkin, teman-teman sudah ada yang membaca postingan pertama saya,, Eksplorasi Diri,, itulah awal dari blog baru saya,, insya Allah akan disusul oleh tulisan-tulisan saya berikutnya,,

kali ini, saya akan mentransfer tulisan saya yang berjudul hipermodern,, tulisan yang saya post pada 17 July 2007 tetapi insya Allah masih relevan,, tulisan ini diilhami sebuah karya mahasiswa teknik arsitektur yang dimuat di mading teknik arsitek,, ternyata menarik juga,,

silakan menikmati,,

HIPERMODERN,

KEMBALIKAN KALAM ILAHI KE DALAM HAKIKATNYA Continue reading

Eksplorasi Diri

Beberapa saat yang lalu, saya sempet perang mulut dengan dua teman. Yang kita ributkan sebenarnya hal yang sepele, yaitu tentang apakah kita pantas untuk
melakukan aksi atau kata-kata yang booming sejak tahun 1998, demonstrasi.

Saya memulai perdebatan dengan “Masa ya harus aksi tho, Rek,, rasanya kok ngga pas,,”

Mereka kayaknya ngga terima, trus menimpali “Ya ngga bisa kalo kita diem terus,, kalo ada yang ngga sesuai kita harus berbuat sesuatu,, nanti kita ngga di
denger,,”

Hehehehe,, yah emang nggak persis seperti itu sih,, tapi yah seperti itulah gambaran kasarnya,,

Saya memang bukan orang yang senang dengan yang namanya ‘Aksi’,, nggak tau kenapa, setiap ngeliat ‘Aksi’, ‘Demo’, dan sodara-sodaranya yang sejenis, rasanya nggak pas aja. Terutama ketika yang melakukan hal tersebut adalah mahasiswa. Kok? Continue reading

%d bloggers like this: